Defender Black Blue

Jumat, 13 November 2015

Penyakit yang terkadang dapat menyerang musang

Penyakit yang terkadang dapat menyerang musang

Penyakit yang terkadang dapat menyerang musang / hewan peliharaan anda selain parvo,distamper,cacingan,Leptospirosis,Salmonellosis,Psitacosis,Toxoplasmosis,Rabies,Tuberculosa,Hepatitis yang sudah ada.
1. SCABIES / PENYAKIT KULIT
PENYAKIT KULIT :
Ini penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit dan sering ditemukan pada anjing / musang, dan mulai kelihatan pertama terdapat pada pinggiran kuping.
Penyakit ini menular secara kontak langsung maupun tidak langsung. Anjing / musang terserang scabies terlihat menggaruk-garuk badannya, karena parasit penyebabnya menimbulkan kegatalan.
Penyebab scabies adalah parasit yang disebut Sarcoptes scabiei. Bila dibiarkan penyakit ini dapat menyebar ke seluruh tubuh, sehingga anjing menjadi gundul, kulitnya melipat-lipat.
Kita dapat tertular scabies apabila kontak dengan anjing/ musang yang terjangkit Scabies.
Penangganan :
Pisahkan segera anjing / musang tersebut dari musang / anjing lainnya dan keluarga kita terutama anak-anak.
Pengobatan :
Berdasarkan pengalaman kami, kami mengobati penyakit kulit dengan cara tradisional akan tetapi cukup ampuh, yaitu dengan cara 1 Btl. Minyak Tawon + 1 sendok Belerang halus, setelah dicampur (kocok hingga berwarna seperti susu), sikat dengan sikat gigi tempat yang akan diobati, dan poleskan Minyak Tawon Plus tersebut, 1 hari 2x.

2. RINGWORM / PENYAKIT KULIT
Ringworm bukan penyakit cacing (meskipun ada kata worm), tetapi sebangsa jamur yang menyerang kulit. Penyakit ini juga menular ke manusia.
Tanda-tanda :
penyakit ini pada anjing maupun manusia cukup khas, berupa kegundulan pada bulu anjing / musang berbentuk cincin (ring) sehingga disebut ringworm dengan pinggir berwarna merah.
Kelembaban pada kulit mendorong tumbuhnya ringworm. Oleh karena itu, dianjurkan mengeringkan bulu anjing dengan baik, agar tidak mudah tertular ringworm.Jamur penyebab ringworm memang ada di alam.
Pengobatan :
Berdasarkan pengalaman kami, untuk mengatasi penyakit yang disebabkan jamur, kami mengunakan Kalpanak (obat Panu & Kurap) yang telah diencerkan dengan air.
Caranya :Basahkan kapas dengan air dan peras, lalu teteskan Kalpanak dan usapkan dengan kuat pada tempat yang berjamur.

3. CORONAVIRUS
Penyakit Coronavirus disebabkan oleh "virus Corona" yang menginfeksi saluran pencernaan serta menyebabkan 'enteristis' hebat. Infeksi Corona biasanya hanya menyebabkan diare ringan, yang berbahaya jika virus ini menyerang bersamaan dengan virus 'parvo' hingga dapat menyebabkan kematian. gejala yang di timbulkan biasanya nafsu makan hilang, lesu dan diare yang disertai bau busuk pada feses. Pencegahan hanya dapat dilakukan dengan memberi vaksinasi primary yang bertujuan guna meningkatkan daya tahan dan kekebalan tubuh.

4. PARAINFLUENSA
Penyebab penyakit parainfluensa yaitu virus "Parainfluensa" yang menyerang saluran pernapasan dan dapat menular dengan sangat cepat terhadap hewan lain. Umumnya, jika infeksi murni hanya karena virus parainfluensa ini gejalanya ringan atau sub-klinis. Tapi dapat menjadi parah jika disertai dengan infeksi "Bordetela". Gejala yang di timbulkan umumnya batuk dan pilek ( rhinitis dan bronkhitis ). Berikanlah vaksin influensa setiap tahun guna mencegahnya terjangkiti, Anjing yang telah terinfeksi dapat diberikan suplemen vitamin C dan antibiotik untuk pengobatannya.

5. PNEUMONIA / Radang Paru-Paru
Penyakit pneumonia di sebabkan oleh beragam virus mulai dari Parainfluensa, Bordetella bronchiseptica, Mycoplasma, Canine Herpes, Reovirus dan Canine Adenovirus tipe-2. Virus virus ini menyerang saluran pernapasan, terutama pada anjing berusia muda pada saat cuaca dingin dan berangin. Gejala yang di timbulkan biasanya keluar cairan pada hidung, batuk dan sesak napas. Pencegahan bisa dilakukan dengan menghidari anjing dari tempat yang dingin, berangin, lembab dan basah, sediakan alas tidur yang kering, hangat dan tebal serta berikan juga vakisnasi masing masing virus tadi. Untuk penanggulangannya mesti di bawa ke dokter hewan atau klinik karena penyakit ini tergolong berat.

6. Diabetes mellitus
 (DM) adalah penyakit metabolik di mana hewan memiliki kadar gula darah yang tinggi, baik karena tubuh tidak memproduksi cukup insulin, atau karena sel tidak merespon insulin yang dihasilkan. Karena kekurangan insulin, kadar gula dalam darah naik, sedangkan sel – sel tubuh tidak mendapatkan asupan glukosa. Dalam keadaan ini glukosa akan dibuang melalui ginjal (kencing manis). Jika ini berlangsung lama hewan akan menjadi lemah dan menimbulkan kematian karena kekurangan zat – zat makanan. Sedangkan di Indonesia kejadian penyakit diabetes mellitus pada hewan belum mendapat banyak perhatian. Hal ini didukung dengan minimnya sumber data mengenai kejadian penyakit ini dan kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan hewan.

Pemeriksaan dengan “glucose tolerant test” (tes kesanggupan tubuh untuk memetabolisme glukosa) dan pengukuran dari respon insulin kepada kandungan glukosa telah memungkinkan untuk mengidentifikasi tiga tipe diabetes :
Tipe I dicirikan dengan tidak adanya tanda “plasma imunnoreactive insulin” (IRI) dan tidak ada respon pada kandungan glukosa.
Tipe II mempunyai ciri dengan adanya tanda normal untuk tingkat IRI yang tinggi dan tidak ada penambahan dari IRI dalam respon kepada glukosa.
Tipe III mempunyai ciri yang sama juga dengan tanda IRI yang tinggi tetapi terjadi penambahan IRI dalam respon kepada glukosa.
Tipe I merupakan tipe yang sering ditemukan pada anjing.Bentuk klinis dari DM selalu dapat disesuaikan dengan pengujian patofisiologi dari penyakit. Berkurangnya insulin secara absolut atau relatif menyebabkan gula dalam darah tidak dapat masuk sel guna mengalami metabolisme. Adanya hiperglikemia dimana kadar glukosa meningkat melebihi ambang renal glukosa dapat menyebabkan glukosuria. Tetapi hubungan ambang renal glukosa dengan glukosuria tergantung pula pada kemampuan daya saring glomerulus renal.
Adanya osmotik deuresis mengakibatkan terjadinya suatu bentuk poliuria dan diikuti oleh dehidrasi, akibatnya menimbulkan bertambahnya pengambilan air. Pengambilan makanan juga bertambah, karena gula tidak dapat menembus membran sel,menderita kelaparan di tingkat sel.

Gejala Klinis Diabetes MellitusGejala awalnya berhubungan dengan efek langsung dari kadar gula darah yang tinggi. Jika kadar gula darah sampai diatas 160-180 mg/dL, maka glukosa akan dikeluarkan melalui air kemih. Jika kadarnya lebih tinggi lagi, ginjal akan membuang air tambahan untuk mengencerkan sejumlah besar glukosa yang hilang. Karena ginjal menghasilkan air kemih dalam jumlah yang berlebihan, maka penderita sering berkemih dalam jumlah yang banyak (poliuri). Akibatnya, maka penderita merasakan haus yang berlebihan sehingga banyak minum (polidipsi). Sejumlah besar kalori hilang ke dalam air kemih, sehingga penderita mengalami penurunan berat badan. Untuk mengkompensasikan hal ini penderita seringkali merasakan lapar yang luar biasa sehingga banyak makan (polifagi).

• Poliuria (sering kencing)Poliuria pada diabetes menunjukkan bahwa tubuh tidak mampu untuk metabolisme karbohidrat dengan benar. Karbohidrat diubah menjadi glukosa, yang dikirim ke dalam darah untuk memberi makan sel-sel. Karena kekurang insulin, sel tubuh tidak dapat menerima glukosa, sehingga tetap dalam darah menyebabkan hiperglikemia. Glukosa yang berlebihan dalam darah terakumulasi di sana sampai ginjal melihatnya sebagai benda ekskresi untuk disaring dan dibuang.
• Polidipsia (haus meningkat)Konsumsi air normal adalah untuk anjing kurang dari 90ml/kgbb/hariberat per hari. Menggunakan anjing 20 pound sebagai contoh, ini harus menjadi 3-4 cangkir air sehari. Untuk kucing kurang dari 45 ml/kgbb/hari. Untuk kucing 10 pound, pemberian air sekitar 2 1/2 cangkir air sehari.Polidipsia merupakan tanda atau gejala yang menunjukkan karena kurangnya insulin yang cukup, tubuh tidak mampu untuk memetabolisme karbohidrat. Seperti tubuh buang cairan begitu banyak, akan mengalami dehidrasi. Pertahanan alami adalah untuk menggantikan cairan dengan penghisapan cairan tubuh berlebihan.

• Polifagia (kelaparan meningkat).Polifagia muncul karena baik pankreas tidak memproduksi insulin (tipe 1 diabetes mellitus) atau tubuh telah menjadi tidak peka terhadap efek insulin yang diproduksi (diabetes mellitus tipe 2). Dalam kedua kasus ini, yang terjadi adalah bahwa gula (glukosa) dalam sistem tidak sedang dibuat tersedia untuk sel-sel tubuh untuk menghasilkan energi. Akibatnya, tubuh kelaparan. Untuk kompensasi, makanan lebih diperlukan dalam upaya untuk 'memberi makan' sel-sel tubuh, maka asupan makanan hampir tidak bisa dihindari lagi.
Gejala lainnya adalah pandangan kabur, pusing, mual dan berkurangnya ketahanan tubuh selama melakukan olah raga. Penderita diabetes yang gula darahnya kurang terkontrol lebih peka terhadap infeksi.
Gejala-gejala umum ini sering tidak lengkap atau tidak begitu jelas dirasakan sehingga tidak begitu disadari sebagian besar penderita. Penderita kebanyakan datang ke dokter,klinik atau rumah sakit karena adanya keluhan atau gejala-gejala yang diakibatkan komplikasi-komplikasi yang timbul.

Komplikasi dari Diabetes MellitusKomplikasi diabetes mellitus dapat terjadi secara akut dan kronik. Komplikasi akut yang paling sering adalah reaksi hipoglikemia dan koma diabetik. Reaksi hipoglikemia adalah gejala yang timbul akibat tubuh kekurangan glukosa akibat obat antidiabetes yang diminum dengan dosis tinggi, atau penderita terlambat makan atau latihan fisik yang berlebihan. Koma diabetik terjadi karena kadar glukosa dalam darah yang terlalu tinggi. Komplikasi-komplikasi kronik pada organ-organ tubuh, misalnya :1. Gagal ginjal ringan sampai berat.2. Mata kabur karena adanya katarak atau kerusakan retina.3. Gangguan pada saraf tepi yang ditandai dengan gejala kesemutan, mengalami baal pada anggota tubuh.4. Gangguan saraf pusat yang dapat menimbulkan gangguan peredaran darah otak sehingga memudahkan terserang stroke.5. Gangguan pada jantung berupa penyakit jantung koroner.6. Gangguan pada hati berupa perlemakan hati dan sirosis hati.7. Gangguan pada pembuluh darah berupa penyakit hipertensi dan penebalan dinding pembuluh darah.8. Gangguan pada saraf dan pembuluh darah dapat menimbulkan impotensi.9. Paru-paru mudah terserang penyakit tuberkolosis.

ArterosklerosisMerupakan suatu kejadian pembuluh nadi (arteri) menjadi tebal sering terjadi pada anjing yang terserang DM. Keadaan ini sering terjadi pada anggota gerak bagian bawah dan dapat mengakibatkan kematian jaringan akibat infeksi sekunder. Serangan jantung dapat terjadi karena adanya arterosklerosis pada pembuluh nadi jantung.
KatarakPada lima belas persen anjing yang terserang Diabetes melitus dapat berkembang menjadi katarak yang selalu bilateral dan dapat membaik jika penyakit ini dapat dikontrol. Katarak dapat lebih sering terjadi pada anjing tua serta anjing yang telah mengidap penyakit lebih lama. Renitis diabetika yaitu suatu keadaan yang paling buruk terjadi pada mata akibat DM tidak ditanggulangi dengan baik.
Kegagalan GinjalSalah satu komplikasi dari penyakit ini adalah sindrome “Kimmelstiel Wilson” yaitu merupakan suatu keadaan ginjal rusak,kehilangan albumin, menderita tekanan darah tinggi dan juga menderita berbagai macam pembengkakan /odema pada bagian tubuh.
Hal-hal diatas hanya merupakan gejala-gejala Penyakit diabetes pada sebagian hewan peliharaan. Untuk memastikan Penyakit tersebut diderita oleh peliharaan anda atau tidak, bawalah peliharaan anda ke dokter hewan untuk diperiksa dan dilakukan uji diabetes.
Pengobatan di dasarkan pada etiologi dan gejala klinis yang muncul. Treatmen biasanya termasuk pemberian insulin yang harus diikuti dengan pengukuran kadar glukosa secara berkala untuk memonitor fluktuasi kadar glukosa yang terjadi sampai kadar kembali normal dan tidak malah menimbulkan hipoglikemia. Terapi lainnya juga termasuk terapi diet seimbang dan pemulihan keadaan umum pasien.

*** di atas tadi adalah beberapa penyakit yang terdapat oleh beberapa hewan peliharaan kita spt kucing,Anjing,musang. Semoga Hewan Peliharaan Kesayangan Sehat Selalu dan tidak terjangkit oleh penyakit apapun.. heheheh,AMIN.

Sumber : http://infomusang.blogspot.co.id/2014/11/penyakit-yang-terkadang-dapat-menyerang.html?m=1

Cara Merawat Musang Yang Sedang Hamil

Cara Merawat Musang Yang Sedang Hamil

Merawat musang yang sedang hamil

agak berbeda dengan cara merawat musang normal. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merawat musang yang sedang hamil. Cara merawat musang yang sedang hamil berikut saya tulis berdasarkan pengalaman dalam memelihara musang dan berdasarkan pengalaman praktek sebagai dokter hewan. Cara merawat musang betina yang sedang hamil ini juga pernah disinggung dalam artikel cara breeding musang.

Cara Merawat Musang Yang Sedang Hamil
Image taken from facebook.com
Nah, bagaimana cara merawat musang yang sedang hamil? Berikut adalah cara memelihara musang yang sedang hamil:
  1. Berikan makanan yang seimbang antara vitamin, kalsium, mineral, karbohidrat, dan protein untuk induk musang yang sedang hamil.
  2. Asupan protein sebaiknya ditambahkan menjadi 2x seminggu atau lebih agar asupan gizi kepada musang yang sedang hamil bisa optimal.
  3. Induk musang yang sedang hamil sangat rentan stress. Tempatkan dalam kandang yang luas dan sunyi.
  4. Hal ini penting karena musang yang stress kerap melahirkan anak-anak musang dalam keadaan mati. Selalu jaga kesunyian kandang musang agar musang terhindar dari stress.

Demikian adalah

cara merawat musang yang sedang hamil

. Artikel singkat tentang cara memelihara musang hamil tersebut diharapkan bisa membantu para pemelihara musang dan pecinta musang dalam mengawinkan musang. Saran, komentar, dan kritik bisa dituliskan dibawah ini. 

Sumber : http://jual-beli-hewan-peliharaan.blogspot.co.id/2014/07/cara-merawat-musang-yang-sedang-hamil.html?m=1

Cara Mengawinkan Musang Pandan

Cara Mengawinkan Musang Pandan

Meski tergolong mudah,

mengawinkan musang pandan

dan menernakkan musang pandan ( cara breeding musang pandan) memang dibutuhkan ketelatenan dan perhatian lebih dalammenternakkan musang pandan. Ada beberapa syarat dan prasyarat khusus yang harus dipenuhi calon breeder musang pandan.

Cara Mengawinkan Musang Pandan
Induk musang pandan yang sedang menyusui anaknya
Image taken from facebook.com

Dan berikut adalah cara mengawinkan musang pandan dan cara menernakkan musang pandanyang disusun berdasarkan pengalaman pasien penulis:
1. Sebelum proses mengawinkan musang pandan dan menernakkan musang pandan dimulai, pastikan calon induk musang jantan dan musang betina yang dikawinkan mendapatkan asupan gizi yang seimbang.Asupan gizi yang tidak seimbang pada musang jantan akan membuat proses mengawinkan musang tidak akan berjalan lancar dan asupan gizi yang tidak seimbang pada musang betina akan membuat musang betina susah hamil.

2. Usia ideal musang jantan yang akan dikawinkan diatas 1 tahun 2 bulan, dan usia ideal musang betina yang akan dikawinkan diatas 1,5 tahun. Sebaiknya jangan mengawinkan musang yang usianya dibawah itu.

Sebelum menyatukan musang pandan jantan dan musang pandan betina pada kandang perkawinan, hendaknya musang jantan dan musang betina "dikenalkan" terlebih dahulu dengan menempatkan kandang masing-masing secara berdekatan selama beberapa minggu. Pastikan musang jantan dan musang betina tidak saling serang saat disatukan dalam satu kandang.

3. Cara mengawinkan musang pandan adalah dengan menempatkan musang pandan jantan dan musang pandan betina di kandang perkawinan. Gunakan kandang yang luas sebagai kandang perkawinan, dan tempatkan kandang perkawinan di ruangan yang tenang. Tetap berikan makan dan minum kepada musang yang dikawinkan secara teratur. Observasi perilaku musang saat proses perkawinan dimulai.
4. Ciri musang betina yang sedang hamil adalah sifatnya yang berubah menjadi defensif, baik kepada manusia maupun kepada musang jantan pasangannya.
Saat anda melihat perubahan perilaku ini pada musang betina, segera pisahkan musang pejantan ke kandang lain, dan pindahkan kandang perkawinan ke ruangan sunyi dan bebas dari kebisingan. Sebaiknya, jangan mengganggu musang betina yang sedang hamil. Musang betina yang sedang hamil sebaiknya jangan diajak jalan-jalan atau dimandikan. Meski nafsu makan musang betina akan menurun saat masa kehamilan, pastikan musang betina mendapatkan asupan gizi yang seimbang saat hamil. Dan anda bisa menempatkan kain tebal di dalam kandang sebagai alas melahirkannya.
5. Lama masa kehamilan musang pandan adalah selama 60 hingga 70 hari. Selama masa observasi tersebut, lihatlah terus perkembangan kehamilan musang. Selain mengalami perubahan psikis berupa defensif kepada manusia, musang yang hamil juga mengalami perubahan secara fisik yaitu perutnya terlihat membesar serta tumbuhnya puting susu di perutnya. Bisa dikatakan, ciri kehamilan musang pandan berupa perut yang membesar serta puting susu yang mulai tumbuh adalah ciri musang pandan yang hamil yang paling terlihat secara fisik.

6. Setelah melewati masa kehamilan, musang betina akan melahirkan bayi musang (puppies). 
Jumlah anak musang yang dilahirkan induk musang biasanya berjumlah 2 sampai 5 ekor bayi musang. Jangan memegang bayi musang hingga si bayi musang lepas sapih (tidak lagi disusui induknya). Lamanya waktu menyusui induk musang ke bayi musang adalah selama 2 hingga 3 bulan.

7. Bayi musang dilahirkan induknya dengan mata tertutup. Mata bayi musang mulai terbuka saat usia bayi musang menginjak 3 minggu. Bayi musang bisa dipindahkan ke kandang lain saat bayi musang tidak lagi menyusui ke induknya dan bayi musang sudah belajar makan makanan sendiri. Anda bisa memberikan makanan berupa bubur bayi kental kepada bayi musang yang baru belajar makan sendiri.

Demikian adalah

cara mengawinkan musang pandan

dan cara menernakkan musang pandan. Dengan artikel cara mengawinkan musang tersebut, penulis berharap banyak orang yang terbantu dalam menernakkan musang. Saran, kritik, serta komentar bisa disampaikan di kolom dibawah ini. Terima kasih. (FS)

Sumber : http://jual-beli-hewan-peliharaan.blogspot.co.id/2014/02/cara-mengawinkan-musang-pandan.html?m=1

Surabaya: Komunitas Pecinta Musang di Surabaya

Surabaya: Komunitas Pecinta Musang di Surabaya


Dari yang berbobot 40 kg, sampai harga Rp 40 juta

Musang atau yang dikenal sebagai Luwak jarang sekali menjadi hewan peliharaan. Karena kalah pamor dengan kucing ataupun anjing. Tapi jangan salah hewan dengan nama latin Paradoxurus hermaphroditus, bisa menembus harga Rp 40 juta lebih dari salah satu jenisnya. Tak hanya harga yang bisa melonjak tinggi, hewan yang terkenal rakus ini juga bisa mencapai bobot sampai 40 kilogram.

Sebagai pecinta hewan musang, Komunitas Musang Lovers Indonesia regional Surabaya ini ingin sekali mensosialisasikan hewan yang tergolong nokturnal. Apalagi sangat banyak sekali jenis musang yang ada di Indonesia. Ada jenis musang pandan, musang bulan, musang garangan, musang rase, musang binturong, maupun musang albino. Dari sekian banyak jenis musang tersebut ada yang menyita perhatian yakni jenis musang albino. Jenis musang yang bermata merah ini memang memiliki kelainan genetika atau cacat gen pada musang tersebut. Tak heran jika musang jenis ini amat langka dan harganya dikalangan musang lovers bisa mencapai Rp 40 juta bahkan lebih.

Selain jenis musang albino, musang bulan juga menyita perhatian karena kelangkaan di habitatnya. Hewan asli Bali, Sumatera, dan Kalimantan ini bisa mencapai bobot 20 kg bahkan lebih. Anggota Komunitas Musang Lovers Indonesia regional Surabaya memiliki hewan jenis ini dengan bobot mencapai 15 kg. sampai pernah ditawar dengan harga Rp30 juta lebih. Keunikan musang yang berwarna coklat dengan wajah mirip beruang ini memang bisa mencapai berat seukuran bayi manusia.

“Pernah saat saya membawa hewan ini ada yang berani menawar tinggi, karena saya masih sayang hewan ini saya tidak akan menjualnya. Karena merawatnya sampai jinak seperti ini butuh waktu dan perawatan ektra,” jelas Steven Kho (Anggota MLI regional Surabaya)

Kelangkaan lain juga ada pada musang jenis binturong, hewan endemic asal Sumatra ini bisa mencapai 40 kg. Sampai-sampai pihak kehutanan dan badan konservasi sumber daya alam melarang menangkap maupun memelihara hewan musang jenis ini. Karena jumlah dihabitatnya cenderung menurun. Memang kebanyakan orang mengira hewan ini merupakan hama, maupun hewan yang sering memakan ayam milik warga.

Kemudian musang garangan yang berwarna cenderung coklat bertubuh kecil nan panjang. Kebanyakan hewan jenis ini lebih memilih tempat semak belukar untuk bertahan hidup. Mirip dengan garangan, musang rase memiliki badan agak tinggi dan moncong agak pendek sekilas mirip musang pandan yang berwarna coklat memiliki bintik ditubuhnya.

Setiap musang memang memiliki porsi makan yang rakus. Apalagi jenis musang bulan dan binturong yang cenderung memiliki lambung yang besar. Tetapi Komunitas MLI regional Surabaya memiliki trik khusus memilih makanan untuk hewan kesayangannya. Agar pop yang dihasilkan tidak berbau diberikan melon ataupun pisang. Kalau diberi papaya pasti pop yang dihasilkan berbau tidak sedap. Untuk perawatan yang lebih juga bisa diberi bubur bayi untuk menambah kesehatan tubuh si musang.
Hewan yang tergolong arboreal yang menghabiskan waktunya diatas pohon ini juga bisa menjadi hewan kesayangan yang jinak. Dengan perawatan yang baik bisa merubah hewan liar ini menjadi hewan yang tak kalah dengan kusing maupun anjing.

Sekedar informasi, setiap jenis musang ataupun luwak bisa menghasilkan kopi terbaik. Yang sampai saat ini harga kopi paling mahal dan paling nikmat di dunia bisa mencapai Rp 1,5 juta per kilogramnya. Namun, dari sekian jenis musang tersebut lebih dipilih tingkatoutput yang dikeluarkan lebih banyak. Malahan di Lampung pemroduksi kopi luwak lebih memilih musang bulan untuk menghasilkan kopi terbaik.

Sejarah MLI regional Surabaya

Musang Lovers Indonesia regional Surabaya terbentuk pada bulan Februari 2012. Dibentuknya komunitas ini atas dasar karena banyaknya pecinta musang di seluruh Inonesia yang hampir 1000 orang lebih. Agar mereka lebih terwadahi dan mengenal lebih dekat hewan omnivora ini.

Komunitas MLI regional Surabaya sampai saat ini memiliki anggota sebanyak 30 orang. Tidak hanya dari Surabaya saja, anggotanya pun dari Sidoarjo, Gresik, Lamongan, bahkan Malang. Untuk lebih mendapat pengetahuan tentang hewan ini para anggota sepakat pada setiap minggu pertama, kedua, dan ketiga berkumpul di taman bibit pada setiap minggunya. Pada minggu keempat para anggota akan berpindah di sekitaran taman bungkul.

Untuk menjadi anggota Musang Lovers sangatlah mudah, meskipun tidak memiliki hewan nocturnal ini.  Para calon anggota bisa saling sharing dan mengikuti setiap kegiatan yang dilakukan komunitas. Selain itu kita juga mengarahkan para calon anggota untuk cocoknya memelihara musang jenis apa. Agar hewan yang cenderung liar ini bisa jinak ada trik-trik khusus.

Banyak sekali kegiatan yang dilakukan para anggota dari mulai sharing kesehatan atau perawatan. Juga mengadakan gatering yang mendatangkan Dokter hewan maupun zookeeper. ”Selain sharing dengan anggota kita juga memilih mendatangkan para pakar kesehatan untuk hewan. Agar setiap anggota memiliki pengetahuan lebih untuk merawat dan melakukan pembiakan untuk hewan ini,” jelas Sela Erfansyah (Ketua/Koordinator MLI regional Surabaya)

Kebanyakan para anggota komunitas berprofesi sebagai karyawan, juga pengusaha, frelance, pelajar SD, SMP, SMA, Mahasiswa, maupun usia 50 tahun lebih.  

Untuk merawat hewan ini lebih gampang dari pada anjing maupun kucing. Karena hewan yang tergolong liar ini memiliki fisik yang kuat. “Pernah ketika 1 biusan untuk hewan dengan dosis yang sama diberikan pada anjing dan musang. Ternyata anjing lebih dulu terpengaruh bius dari pada musang. Karena musang ini memang memiliki naluri liar yang sangat cocok di kehidupan liarnya,” jelas Baskoro Widyanto (Anggota MLI regional Surabaya)

Perawatan tidak terlalu sulit, hanya mandi diberikan seminggu sekali. Begitu juga makan makan dan minum cukup pagi dan malam hari. Kalau ingin perawatan lebih setiap beberapa bulan sekali lakukan cek up ke dokter hewan. Musang yang tergolong baby dengan usai 2-3 bulan lebih itensif untuk perawatan. Tambahan suplemen juga sangat diperlukan untuk menambah nafsu makan ataupun daya tahan tubuhnya

Selain gatering sebagai tempat curhatnya para pecinta musang, para anggota juga berusaha untuk mengawinkan maupun breeding.Tujuannya untuk mengurangi tangkapan di alam liar yang hampir 90% mereka pelihara. Namun, untuk mensosialisasikan hal ini kepada masyarakat terkadang ada saja kendalanya. Tetapi bagi para anggota Musang Lovers tugas ini harus dituntaskan untuk menyeimbangkan populasinya di hutan.

Komentar

 
Sela Erfansyah (Ketua/Koordinator MLI regional Surabaya)

Semoga kita bisa melakukan breeding dan kegiatan melepas musang ini kehabitatnya sehingga musang-musang yang langka tidak akan punah.

 



Benny Kristanto (Wakil Ketua MLI regional Surabaya)
“Mengedukasi dan mensosialisasi bahwa hewan ini bukanlah hama yang pantas dibunuh maupun dimakan. Meskipun liar hewan ini bisa menjadi hewan kesayangan yang tak kalah dengan hewan lain,”




Baskoro Widyanto (Anggota MLI regional Surabaya)
“Perawatan setiap jenis musang ini sama, tetapi perlu diperhatikan tingkat usis dari setiap musang. Karena memang musang merupakan pemakan segala cenderung liar,”




 Steven Kho (Anggota MLI regional Surabaya)
“Jenis musang bulan ini memiliki tingkat makan yang tinggi karena memang lambung mereka memiliki tingkat yang lebih. Meskipun langka kita juga harus memperhatikan kelangsungan hidup hewan ini,”

Sumber : http://guruhdimasnugroho.blogspot.co.id/2013/04/musang-lovers-indonesia-chp-surabaya.html?m=1

SEMOC (SEmarang MOesang Community)

SEMOC (SEmarang MOesang Community)

welcome to SEMOC (SEmarang MOesang Community)!

SEMOC adalah suatu komunitas Untuk para Pemelihara Musang khususnya area Semarang dan sekitarnya, Baik Untuk dijadikan pets kesayangan, Hobi, Penangkaran Untuk Pengembangbiakan,bahkan untuk dijadikan produksi kopi.

SEMOC sendiri terbentuk selain untuk sarana/wadah bagi para pemelihara musang juga dijadikan Sebagai Ruang Informasi Pelestarian Seluruh Jenis Musang Yang Ada Di Indonesia Dan Dunia, Konservasi, Penangkaran Musang, Share Penjinakan Untuk Pets, dan yg Terpenting Sebagai Ruang Silaturahmi Menambah Saudara Baru.
komunitas Ini Bebas bagi siapa saja, baik yg punya musang atau tdk,  Kita Semua Sama, Kita Sederajat, Tanpa Pangkat Dan Kasta, Tanpa Ketua Dan Tanpa Banyak Aturan.

Sumber : http://semocsemarang.blogspot.co.id/2014/03/semoc-semarang-moesang-community.html?m=1